Text
Buku Ajar Ilmu Gizi, Keracunan Makanan
Toksikologi makanan adalah ilmu yang mempelajari sifat, sumber, dan pembentukan zat beracun di dalam makanan, mencakup mekanisme, manifestasi daya rusak, dan batas aman bagi zat toksik (racun) tersebut. Keracunan makanan sendiri berarti penyakit yang terjadi setelah menyantap makanan mengandung racun yang dapat berasal dari jamur, kerang, pestisida, susu, bahan beracun yang terbentuk akibat pembusukan makanan, dan bakteri. Pada dasarnya, racun ini mampu merusak semua organ tubuh manusia, tetapi yang paling sering terganggu adalah saluran cerna dan sistem saraf. Perkembangbiakan bakteri dalam makanan ditentukan oleh keadaan lingkungan serta temperatur yang cocok, selain ketersediaan zat gizi sebagai sumber makanan. Penggunaan zat aditif seperti buah simalakama. Keburukan zat aditif setidaknya dijumpai pada tiga golongan zat aditif, yaitu penguat rasa, pewarna, dan pengawet. Pencegahan keracunan makanan harus mengikutsertakan banyak sektor, yaitu pemerintah, industri makanan, dan konsumen. Strategi pencegahan mencakup upaya perundang-undangan, pendidikan, serta survailans. Strategi pencegahan terdiri dari tiga lini, yaitu; perbaikan mutu kebersihan bahan makanan mentah, penerapan teknologi pemrosesan makanan agar cemaran dapat terkendali, dan pendidikan konsumen dan pengelola makanan.
No other version available