Text
PSIKOLOGI ISLAM: Dalam Konsepsi dan Aplikasi
Proses pembentukan kepribadian berhubungan dengan nilai-nilai fitrah. Melalui proses pembentukan ini diharapkan nilai-nilai fitrah dimaksud akan tertanam dalam diri dan dihayati setiap individu. Selanjutnya nilai-nilai fitrah ini akan terwujud dalam setiap sikap dan perilaku secara lahir dan batin. Aspek keyakinan pada hakikatnya tak dapat dilepaskan dari nilai-nilai keagamaan. Kajian psikologi modern dengan berbagai alirannya belum berhasil menyentuh ranah keyakinan dalam konteks agama yang dimaksud. Paradigma filsafat rasionalis yang melandasi konsep manusia belum berhasil mengungkapkan sumber utama dari potensi spiritual dimaksud. Dalam kajian psikologi Islam, emosi itu tak dapat dilepaskan hubungannya dengan eksistensi manusia sebagai makhluk ciptaan dan statusnya. Maka, kajian psikologi Islam tentang emosi merupakan kajian yang bersifat komprehensif. Manusia sebagai makhluk ciptaan seutuhnya. Bukan hanya terbatas pada ruang lingkup fisik dan psikis, melainkan juga meliputi seluruh komponen yang dimiliki manusia berdasarkan fitrahnya. Kelahiran motivasi spiritual yang dilandasi konsep “iqra” diharapkan mampu memberi dampak positif dalam proses “menghidupkan” kembali tradisi keilmuan Islam. Tradisi keilmuan yang sempat melahirkan para ilmuwan dunia, serta sebuah peradaban besar. Peradaban yang sempat menjadi hegemoni peradaban dunia. Selain itu juga ikut memberi andilnya dalam melahirkan abad modern.
No other version available