PT. Pertamina EP Region Sumatera Field Prabumulih banyak menggunakan Gas Lift pada aktivitas produksinya, salah satunya adalah pada sumur GNK-X. Sumur GNK-X merupakan sumur yang diproduksikan dengan menggunakan Gas Lift. Alasan dilakukannya konversi Artificial Lift dari Gas Lift menjadi Eleclic Submersible Pump pada sumur GNK-X adalah rendahnya laju produksi sumur GNK-X dengan menggunakan Gas L…
Sumur R-28 berproduksi pertama kali pada Februari 2001 sampai Juli 2002. Sumur ini ditutup selama 2 tahun dan pada Desember 2004 dilakukan stimulasi untuk mengangkat sisa cadangan minyak. Seiring berjalannya waktu sumur ini mengalami penurunan produksi dikarenakan porositas dan permeabilitas yang kecil (tight) maka dilakukan hydraulic fracturing. PT. Pertamina EP Field Pendopo telah melakukan h…
By Increasing demand for oil and gas triggeres PT Pertamina EP Asset 1 Field Ramba which enganges in oil and gas industry for increasing oil and gas production. One of concrete steps taken PT Pertamina EP Asset 1 Field Ramba is to analyze the production wells which causes decreased of oil recovery. One cause of the decline of oil recovery is causes by water content is so high. There are afctors…
Penelitian ini dilakukan di PT. Pertamina EP Field Limau, dimana sumur-sumur produksi yang ada sebagian besar menggunakan metode pengangkatan buatan (artificial lift) untuk memproduksi minyak dengan menggunakan pompa ESP. Sumur X yang berada di lapangan Limau merupakan sumur yang berproduksi dengan menggunakan pompa ESP. Berdasarkan data produksi, sumur tersebut masih berproduksi sesuai target …