Muara Sungai Lumpur merupakan salah satu kawasan pesisir yang memiliki posisi strategis sebagai pusat kegiatan masyarakat dalam hal pengembangan perdagangan, pertanian, perikanan, lalu lintas berbagai jenis kapal serta sebagai kawasan pertumbuhan hutan mangrove. Banyaknya aktivitas yang dilakukan di perairan Muara Sungai Lumpur tersebut tentu akan menghasilkan limbah dan berdampak pada eko…
TSS (Total Suspended Solid) dan Klorofil-a adalah parameter indikator tingkat kesuburan di suatu perairan. Tinggi rendahnya parameter tersebut dipengaruhi oleh faktor hidrologi perairan (pasang surut, suhu, salinitas, pH, arus, kecerahan). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan, sebaran serta mengetahui faktor yang mempengaruhi TSS dan Klorofil-a di perairan Muara Sungai Lumpur. Penel…
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik estuaria di Muara Sungai Lumpur dengan mengkaji beberapa kondisi parameter oseanografi yaitu arus, salinitas, kedalaman dan suhu. Pengambilan data lapangan dilaksanakan pada tanggal 5 – 6 Juli 2014 dengan metode purposive sampling yang dilakukan pada kondisi menuju surut dan menuju pasang. Hasil dari penelitian diketahui muara Sun…
Informasi kedalaman perairan merupakan salah satu aspek yang sangat penting untuk beberapa kajian kegiatan sumberdaya kelautan. Namun, saat ini peta batimetri untuk perairan dangkal masih sangat terbatas, termasuk daerah Muara Sungai Lumpur. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan batimetri di Muara Sungai Lumpur. Pengukuran batimetri menggunakan metode akustik yaitu pendeteksian target d…
Klorofil-a merupakan zat hijau dalam fitoplankton. Indikator kesuburan perairan dapat diukur dari kandungan klorofil-a. Pengukuran klorofil-a dapat dilakukan dengan dua cara yaitu konvensional dan menggunakan pemanfaatan teknologi penginderaan jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis konsentrasi klorofil-a, menentukan algoritma citra landsat serta mengetahui sebaran-seba…