Jaringan enterprise terbentuk dari banyak router dan tentu memiliki konfigurasi routingnya tersendiri. Dalam penerapannya, setiap protokol routing mempunyai karakteristik algoritmanya masing-masing, dimana saat kedua protokol yang berbeda dihubungkan maka akan menyebabkan berbagai permasalahan seperti konflik routing, inefisiensi routing, dan sebagainya. Permasalahan tersebut dapat diselesaikanā¦