Dalam pendekatan geoteknik secara tradisional, tidak ada cara menentukan nilai karakteristik tanah secara khusus (Honjo and Setiawan, 2007). Beberapa ahli cenderung menggunakan nilai konservatif, suatu nilai yang biasa dipakai, yaitu nilai rata-rata. Berbeda dengan konsep tradisional, dalam konsep moderen seperti Eurocode 7 (Orr and Farrel, 1999) yang merupakan salah satu draft kode modem (modeā¦