Fakta menunjukkan bahwa merek- merek baru terus bermunculan, tetapi tumbang sebelum menghirup udara segar di pasar. Merek- merek tersebut terjebak di sudut- sudut kerumunan yang " sumpek ", berbagi " Space " di tempat yang tidak layak karena tidak memiliki keyakinan yang kuat sebagai pegangan dan sekedar menjadi pengikut.