ABSTRAK Video game sebagai bentuk media interaktif kontemporer memiliki potensi yang signifikan dalam melaksanakan diplomasi kebudayaan. Namun, perhatian akademis sejauh ini sebagian besar terfokus pada bentuk-bentuk instrumen tradisional seperti pameran fisik, seni pertunjukan, dan promosi kuliner. Dalam konteks ini, penelitian ini mengeksplorasi peran video game Black Myth: Wukong sebagai dip…