Data WHO tahun 2018 menyatakan bahwa masalah pertumbuhan tidak hanya gizi buruk, tetapi juga stunting dan gizi lebih. Data Riskesdas 2018 prevalensi status gizi balita 30,8%, prevalensi ini menurun bila dibandingkan dengan data Riskesdas 2013 dan survey Status Gizi Balita di tahun 2019 menunjukkan bahwa prevalensi stunting balita di Indonesia mencapai 27,67% dimana angka tersebut tidak memenuhi…