Tanaman ciplukan (Physalis angulata L.) telah dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia dan dunia sebagai obat tradisional untuk mengatasi diabetes, gusi berdarah, hipertensi, bisul, atau luka infeksi, karena efek farmakologi yang kuat sebagai antioksidan, antibakteri, hepatoprotektor, antifibrotik dan antidiare. Senyawa bioaktif tanaman ciplukan dapat diperoleh melalui jamur endofitik dengan keun…
Antioksidan sintetik dan antibiotik telah digunakan secara luas untuk meredam efek radikal bebas dan infeksi bakteri. Beberapa penelitian menunjukkan efek samping dari penggunaannya, yaitu timbulnya kanker dan resistensi antibiotik. Tembesu (Fagraea fragrans Roxb.) berpotensi sebagai antioksidan dan antibakteri alami karena terdapat bahan bioaktif yaitu flavonoid, alkaloid, steroid, saponin, ta…