Aku menarik napas dalam, udara dingin dapat kurasakan di dekat jendela. Kusentuhkan jari-jariku ke permukaan kaca. Rasa dingin menyengat kulitku. Kembali teringat kenangan saat aku masih kecil tentang Pangeran Salju. Bibirku tanpa sadar tersenyum. Ada kepedihan di hatiku hanya dengan mengingatnya. Namun semuanya telah berakhir, dan dongeng telah selesai.rnKembali kupandangi langit bersalju. Kep…
Sudah jelas kan, siapa panggeran tampanku itu? ya, aku tahu, apa pendapat kalian. ia memang tidak sempurna panggeran dalam donggeng karena panggeran memang hanya dalam dongeng semata. inilah panggeranku. Meski ia datang tanpa menunggangi seekor kuda putih tapi ia masih tetap terlihat gagah. Meski ia tidak memakai baju zirah, tapi ia masih terlihat tampan bagai seorang ksatria.