The Sriwijaya University Library

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Login
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM BANK ATAS KERUSAKAN DOKUMEN SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH DEBITUR SEBAGAI JAMINAN KREDIT
Bookmark Share

Skripsi

PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM BANK ATAS KERUSAKAN DOKUMEN SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH DEBITUR SEBAGAI JAMINAN KREDIT

Josephin, Josephin - Personal Name;

Bank merupakan lembaga keuangan yang menghimpun dan menyalurkan dana kepada masyarakat demi mendukung perekonomian nasional. Perjanjian kredit antara bank selaku kreditur dan nasabah selaku debitur umumnya mensyaratkan jaminan guna memberi kepastian hukum bagi bank. Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Republik Indonesia No. 4 Tahun 1996 Tentang Hak Tanggungan, dapat menggunakan jaminan Hak Tanggungan berupa Sertifikat Hak Atas Tanah. Namun terhadap penyimpanan Sertifikat Hak Atas Tanah yang dijadikan jaminan kredit, memiliki potensi terjadinya kerusakan. Adapun Perumusan masalah dalam penulisan Skripsi ini, yaitu mengetahui dan menganalisis faktor terjadinya kerusakan Sertifikat Hak Atas Tanah yang dijadikan jaminan kredit, lalu konsekuensi yang dapat diterima oleh bank, dan pertanggungjawaban hukum yang dapat dilakukan bank. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah normatif. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa, bank dalam menjalankan kegiatan usahanya harus berdasarkan prinsip perbankan yakni kehati-hatian, karena timbulnya kerusakan pada dokumen Sertifikat Hak Atas Tanah sebagai jaminan kredit tidak bisa dihindari dapat terjadi ketika pegawai bank lalai dalam menyimpan sertifikat tersebut. Kerusakan pada dokumen sertifikat dapat digolongkan menjadi kerusakan ringan, sedang dan berat. Bank selaku lembaga yang menaungi karyawannya, wajib bertanggung jawab atas kelalaian yang ditimbulkan pegawainya. Sehingga dampak dari kelalaian tersebut secara langsung dapat diterima bank, mulai dari terkena implikasi negatif berupa citra yang buruk hingga penurunan kepercayaan oleh nasabah. Bentuk pertanggungjawaban hukum yang dapat bank lakukan yakni mengurus penerbitan sertifikat tanah pengganti di Kantor Pertanahan. Kata Kunci: Bank, Perjanjian Kredit, Sertifikat Hak Atas Tanah, Kerusakan, Pertanggungjawaban Hukum.


Availability
#
Central Library (References) T1423762024
T142376
Available but not for loan - Not for Loan
Detail Information
Series Title
-
Call Number
T1423762024
Publisher
Indralaya : Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya., 2024
Collation
xiv, 42 hlm.; ilus.; 29 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
345.07
Content Type
Text
Media Type
unmediated
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Prodi Ilmu Hukum
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
KA
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM BANK ATAS KERUSAKAN DOKUMEN SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH DEBITUR SEBAGAI JAMINAN KREDIT
Comments

You must be logged in to post a comment

The Sriwijaya University Library
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?