Skripsi
PELAKSANAAN EKSEKUSI PENGOSONGAN RUMAH ATAS OBJEK HAK TANGGUNGAN BERDASARKAN PENETAPAN PENGADILAN NEGERI LUBUKLINGGAU KELAS 1A Nomor : 3/Pdt.Eks/2021/PN/Llg
Di latar belakangi dengan semakin beragamnya penawaran kredit yang diberikan pada bank salah satunya adalah kredit rekening koran terbatas (RC) dengan maksimal pinjaman RP.2.000.000.000,00 (dua milyar rupiah) yang jaminannya berupa tanah. Apabila debitur melakukan wanprestasi, maka pihak bank dapat melakukan lelang jaminan, pada dasarnya seorang kreditur yang menghendaki pelaksanaan suatu perjanjian dari seseorang yang tidak memenuhi kewajibannya harus meminta bantuan kepada pengadilan. Dengan adanya eksekusi maka memberikan kepastian dan kedudukan kreditur akan semakin terlindungi apabila debitur cedera janji, karena debitur seolah-olah telah menyisihkan sebagian atau seluruh harta kebendaannya untuk pelunasan hutangnya dikemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan eksekusi pengosongan rumah atas ojek hak tanggungan di Pengadilan Negeri Lubuklinggau. Metode penelitian yang penulis gunakan dalam menulis skripsi ini adalah metode penelitian yuridis empiris, pendekatan sosial-legal dan pendekatan perundang- undangan. Dari penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan eksekusi terjadi apabila pihak debitur tidak mau melaksanakan secara sukarela putusan yang telah berkekuatan hukum tetap, baik putusan pengadilan maupun putusan lembaga kuasi yudisial, dan dokumen lain yang dipersamakan dengan putusan. Sedangkan faktor yang menjadi penghambat pelaksanaan eksekusi pengosongan rumah yaitu adanya perlawanan pihak tereksekusi secara fisik, faktor keamanan yang kurang efisien, dan Perlawanan pihak ketiga sehingga d pelaksanaan eksekusi menjadi kurang optimal.