Skripsi
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DAN STRES DENGAN TEKANAN DARAH PADA REMAJA DI MAN 1 OGAN ILIR
Remaja merupakan kelompok yang rentan mengalami perubahan fisiologis, psikologis, serta tekanan akademik yang dapat memengaruhi kualitas tidur dan tingkat stres. Kualitas tidur yang buruk dan stres berkepanjangan berpotensi meningkatkan tekanan darah, yang dalam jangka panjang dapat memicu hipertensi. Studi pendahuluan yang dilakukan di MAN 1 Ogan Ilir menunjukkan adanya gangguan tidur, stres akademik, serta beberapa siswa berada pada kategori pre-hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan stres dengan tekanan darah pada remaja di MAN 1 Ogan Ilir. Metode penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel sebanyak 270 responden dipilih menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Instrumen penelitian terdiri dari Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur, Perceived Stress Scale (PSS-10) untuk mengukur tingkat stres, dan sphygmomanometer digital untuk mengukur tekanan darah. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas remaja memiliki kualitas tidur buruk sebanyak 158 orang (58,5%), stres sedang 110 orang (40,7%), dan tekanan darah normal 114 orang (42,2%). Analisis uji statistik Chi-square menunjukkan hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan stres dengan tekanan darah dengan nilai p = 0,000 (p ≤ 0.05). Kesimpulan ini menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara kualitas tidur dan stres dengan tekanan darah pada remaja di MAN 1 Ogan Ilir. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mempertimbangkan variabel lain yang berpotensi mempengaruhi kualitas tidur, stres, dan tekakan darah pada remaja.
No other version available