The Sriwijaya University Library

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Login
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ANALISIS GUGATAN WANPRESTASI TANPA HUBUNGAN HUKUM (Studi Putusan Nomor 10/Pdt. G/2024/PN. Pangkalan Balai)
Bookmark Share

Skripsi

ANALISIS GUGATAN WANPRESTASI TANPA HUBUNGAN HUKUM (Studi Putusan Nomor 10/Pdt. G/2024/PN. Pangkalan Balai)

Alzena, Najwa - Personal Name;

Perjanjian kredit perbankan menimbulkan kewajiban hukum bagi debitur untuk melunasi utangnya sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati dengan kreditur. Namun, permasalahan muncul ketika debitur meninggal dunia sebelum kewajiban tersebut terpenuhi, sehingga menimbulkan ketidakjelasan mengenai tanggung jawab ahli waris terhadap utang pewaris. Kondisi ini menimbulkan sengketa antara ahli waris dan kreditur, terkait dengan pelunasan utang serta pertanggungjawaban yang dapat dibebankan kepada ahli waris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum ahli waris dan batas tanggung jawabnya pada utang pewaris dalam perjanjian kredit perbankan, sekaligus mengkaji bentuk perlindungan hukum bagi ahli waris dan kreditur. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, menggunakan data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian mengatakan bahwa berdasarkan Pasal 833 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, hak dan kewajiban pewaris secara otomatis beralih ke ahli waris sejak pewaris meninggal dunia. Namun, tanggung jawab ahli waris terhadap utang pewaris tidak mutlak, melainkan terbatas pada nilai harta peninggalan yang diterima. Dalam hal ahli waris menerima warisan secara murni, maka ia bertanggung jawab atas seluruh utang pewaris, termasuk apabila jumlah utang melebihi harta warisan. Sebaliknya, apabila ahli waris menerima warisan secara beneficiair, maka tanggung jawabnya sebatas nilai harta warisan yang diterima. Dengan demikian, hukum memberikan keseimbangan perlindungan antara kepentingan ahli waris dan kreditur dalam penyelesaian utang pewaris.


Availability
#
Central Library (REFERENCES) T1958222026
T195822
Available but not for loan - Not for Loan
Detail Information
Series Title
-
Call Number
T1958222026
Publisher
Indralaya : Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya., 2026
Collation
ix, 64 hlm.; ilus.; 29 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
346.020 7
Content Type
Text
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Wanprestasi
Prodi Ilmu Hukum
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
TUTI
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • ANALISIS GUGATAN WANPRESTASI TANPA HUBUNGAN HUKUM (Studi Putusan Nomor 10/Pdt. G/2024/PN. Pangkalan Balai)
Comments

You must be logged in to post a comment

The Sriwijaya University Library
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?