Penerapan kebijakan fleksibilitas kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan bagian dari upaya reformasi birokrasi yang diarahkan untuk meningkatkan efektivitas kinerja ASN dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan. Kebijakan fleksibilitas kerja berkaitan dengan pemanfaatan teknologi informasi, penyederhanaan proses kerja ASN, dan perubahan budaya kerja ASN agar lebih adaptif dan mampu m…
Kebijakan yang tidak sepenuhnya kompatibel dengan kapasitas pemerintah daerah. Kedua, dari sisi sensemaking, aktor birokrasi dan pelaku usaha mengalami ambiguitas makna terhadap konsep risiko, peran OPD, serta alur OSS, sehingga memunculkan interpretasi yang tidak seragam. Ketiga, dari perspektif institutional work, tidak terdapat transformasi kelembagaan yang signifikan; koordinasi bersifat ad…
The development of information technology has encouraged judicial institutions to modernize their services in order to realize a judicial process that is simple, fast, and low-cost. One such innovation is the implementation of the e-Court system developed by the Supreme Court of the Republic of Indonesia. This study aims to understand and describe how the implementation of the e-Court system su…
Apa jadinya jika sebuah birokrasi dirasuki oleh hubungan yang berkonotasi patron- klien. Sebuah budaya yang secara psikologis merasuki hubungan orang perorang pada lembaga yang birokrasi pemerintahan baik dalam jasa pelayanan maupun penyediaan sarana dan prasarana di pemerintahan. Karena itulah, penelitian tentang budaya Patron- Klien dalam kaitannya dengan birokrasi pemerintahan merupakan topi…
Birokrasi adalah kultur universal yang merasuk dan ada di mana saja melebihi ideologi politik dan ekonomi. Seperempat abad terakhir ini memang ditandai oleh era yang birokratis. Kebanyakan kegiatan sosial berlangsung di sana. Manusia di lahirkan, bermain, bekerja serta meninggal selalu berada dalam belitan birokrasi.
Pemerintahan disebut sebagai ilmu bahkan kini menjadi suatu disiplin ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri, karena memenuhi syarat yang diminta oleh suatu disiplin ilmu sebagai ilmu pengetahuan mandiri.